SEJARAH HARGANAS


I.     SEJARAH DAN PERINGATAN HARI KELUARGA NASIONAL


a.   SEJARAH HARI KELUARGA NASIONAL :


Pada tahun 1945 Indonesia telah menyatakan kemerdekaanya, namun demikian situasi bangsa kita belum begitu kondusif, bahkan untuk mempertahankan kemerdekaan menuntut diberlakukannya wajib militer bagi rakyat, sehingga hal ini menjadikannya mereka berpisah dengan keluarganya, melalui perjuangan yang gigih maka pada tanggal 22 Juni 1949 Belanda menyerahkan kedaulatan bangsa Indonesia secara utuh, seminggu kemudian tepatnya tanggal 29 Juni 1949 para pejuang kembali kepada keluarganya, hal inilah yang melandasi lahirnya Hari Keluarga.


Pada saat itu pengetahuan keluarga tentang usia nikah yang aman rendah disamping keinginan kuat untuk mengganti keluarganya yang gugur dalam peperangan, mengakibatkan perkawinan dini tinggi dan tentunya kesiapan yang kurang sangat berpengaruh terhadap kematian Ibu dan Bayi yang tinggi.


Tercatat dalam sejarah bahwa tanggal 29 Juni 1970 merupakan puncak kristalisasi pejuang Keluarga Berencana untuk memperkuat program KB, sehingga tanggal tersebut dikenal dengan tanggal dimulainya Gerakan KB Nasional, hari itu sebagai hari kebangkitan keluarga Indonesia, hari bangkitnya kesadaran untuk membangun keluarga kearah keluarga kecil bahagia sejahtera melalui keluarga berencana.


Selama kurun waktu dua puluh tahun telah banyak keberhasilan program KB termasuk menjadi tempat pembelajaran bagi negara-negara lain dan mendapatkan penghargaan UN Population Award. Pada tahun 1992 Presiden RI menetapkan tanggal 29 Juni “SEBAGAI HARI KELUARGA NASIONAL’’ penghargaan itu sebagai penghargaan kepada rakyat indonesia semasa perjuangan meninggalkan anak-anak dan keluarga.


Hari Keluarga Nasional dimaksudkan untuk : Mengingatkan  kepada seluruh masyarakat Indonesia akan pentingnya keluarga sebagai sumber kekuatan untuk membangun bangsa dan negara, dengan demikian keluarga akan selalu menghidupkan, memelihara dan memantapkan serta mengarahkan kekuatan tersebut sebagai perisai dalam menghadapi persoalan yang terjadi.


 Pada akhirnya tanggal 15 September tahun 2014 diterbitkan Keputusan Presiden RI Nomor 39 tahun 2014 yang menetapkan tanggal 29 Juni sebagai Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) dan bukan merupakan Hari Libur.


 


·         PERINGATAN HARI KELUARGA NASIONAL


“HARI KELUARGA NASIONAL” dicanangkan di PROVINSI LAMPUNG tahun 1993;


HARGANAS I  tahun 1994 di Kabupaten Sidoharjo, Jawa Timur


HARGANAS II tahun 1995 di Kabupaten Sleman,   Daerah Istimewa Yogyakarta


HARGANAS III tahun 1996 di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan


HARGANAS IV tahun 1997 di Kotamadya Binjai,       Sumatera Utara


HARGANAS V tahun 1998    tidak dipusatkan tetapi dilaksanakan  di masing-masing Provinsi


HARGANAS VI      tahun 1999 di Istana Negara, DKI Jakarta


HARGANAS VII     tahun 2000 di Istana Negara, DKI Jakarta


HARGANAS VIII    tahun 2001 di Monas, DKI Jakarta


HARGANAS IX      tahun 2002 di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo


HARGANAS X       tahun 2003 di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur


HARGANAS XI      tahun 2004 di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur


HARGANAS XII     tahun 2005 di Monas, DKI Jakarta


HARGANAS XIII    tahun 2006 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat


HARGANAS XIV   tahun 2007 di Kota Ambon, Maluku


HARGANAS XV    tahun 2008 di Kab. Tanjung Jabung Timur, Jambi


HARGANAS XVI   tahun 2009 tidak dipusatkan tetapi dilaksanakan di masing-masing Provinsi


HARGANAS XV    tahun 2010 di kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah


HARGANAS XVIII tahun 2011 di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat


HARGANAS XIX   tahun 2012 di Kota Mataram, NTB


HARGANAS XX    tahun 2013 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara


HARGANAS XXI   tahun 2014 di Kota Surabaya, Jawa Timur


HARGANAS XXII  tahun 2015 di Kota Tanggerang Selatan, Banten


HARGANAS XXIII tahun 2016 di Kota Nusa Tenggara Timur.


 


 


b.       SEJARAH DAN PERINGATAN HARI KELUARGA NASIONAL PROVINSI LAMPUNG


 


Sejak dicanangkan Tanggal 29 Juni sebagai Hari Keluarga Nasional oleh Presiden Soeharto di Lapangan Pusat Kegiatan Olah Raga (PKOR) Way Halim Bandar Lampung pada tahun 1993 yang lalu, maka peringatan hari keluarga di provinsi Lampung dapat dilakukan secara bergantian di hampir seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi di Lampung.


 


Namun karena berbagai pertimbangan maka Peringatan Hari Keluarga Tingkat Provinsi Lampung lebih sering dilakukan di Bandar Lampung, mengingat letak dan sarana prasarana yang ada dan keterjangkauan dari seluruh peserta.


 


Adapun Peringatan Hari Keluarga di Provinsi Lampung dilaksanakan sebagai berikut :


 


HARGANAS I          tahun 1994 di Kantor BKKBN Provinsi Lampung


HARGANAS II         tahun 1995 di Kantor BKKBN Provinsi Lampung


HARGANAS III        tahun 1996 di Kantor BKKBN Provinsi Lampung


HARGANAS IV       tahun 1997 di Kantor BKKBN Provinsi Lampung


HARGANAS V        tahun 1998 di Kantor BKKBN Provinsi Lampung


HARGANAS VI       tahun 1999 di Kantor BKKBN Provinsi Lampung


HARGANAS VII      tahun 2000 di Kantor BKKBN Provinsi Lampung


HARGANAS VIII     tahun 2001 di Kantor BKKBN Provinsi Lampung


HARGANAS IX        tahun 2002 di Kantor BKKBN Provinsi Lampung


HARGANAS X         tahun 2003 di Kantor BKKBN Provinsi Lampung


HARGANAS XI        tahun 2004 di Kabupaten Lampung Selatan


HARGANAS XII       tahun 2005 di Kantor BKKBN Provinsi Lampung


HARGANAS XIII      tahun 2006 di Kantor BKKBN Provinsi Lampung


HARGANAS XIV     tahun 2007 di Kabupaten Lampung Timur


HARGANAS XV      tahun 2008 di Kabupaten Lampung Utara


HARGANAS XVI     tahun 2009 di Kota Bandar Lampung


HARGANAS XV      tahun 2010 di Kota Metro


HARGANAS XVIII   tahun 2011 di Kabupaten Lampung Tengah


HARGANAS XIX      tahun 2012 di Kabupaten Lampung Selatan


HARGANAS XX       tahun 2013 di Kabupaten Tulang Bawang


HARGANAS XXI      tahun 2014 di Kabupaten Tanggamus


HARGANAS XXII     tahun 2015 di Kabupaten Tulang Bawang


  HARGANAS XXII     tahun 2016 di Kabupaten Pringsewu