PUNCAK HARI KELUARGA NASIONAL (HARGANAS) KE-XXIV DI PROVINSI LAMPUNG


Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional ke XXIV  yang dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, dalam kegiatan puncak acara di serahkan tanda penghargaan Satya Lencana Pembangunan Yang di berikan langsung oleh MENKO PMK, dan penyerahan piala lomba Kesatuan Gerak PKK KB-Kes oleh ketua umum TP- PKK Pusat, di lapangan PKOR Way Halim Bandar lampung.


Dalam acara puncak hadir Gubernur Lampung Ridho Ficardho M.Si, ketua Umum TP PKK ibu Erni Gundarti Tjahjo Kumolo, Kepala BKKBN Surya Chandra Surapati, Wakil Panglima TNI, KAPOLRI, Angggota DPR RI, Gubernur dari 34 Provinsi, Bupati/Walikota se Indonesia, kepala BKKBN seluruh Indoensia.


Dalam  sambutannya Ridho Ficardho mengapresiasikan acara kemah keluarga Indonesia menyampaikan “sering kali memang rumah merupakan tempat bersitriahat bersama, tapi bukan merupakan tempat berkumpul kadang kadang kita jarang bertemu dimana bapaknya pulang anaknya sudah tidur maka kami mengapresiasi dari bapak kepala BKKBN mengadakan kemah keluarga indonesia  dimana orang tua bisa lebih memahami anaka-anaknya dan anak anak bisa lebih mengerti orang tuanya” Ridho berharap kegiatan ini juga bisa di tiru pada event-event di daerah lain.


Menko PMK Puan Maharani menyampaikan keluarga merupakan pilar sumber daya manusia ibu bapak mendidik anak-anaknya , kesehatan lahir dan batin juga di mulai dari keluarga di contoh dari orang tua kepada anak-anaknya. Pembangunan kelurga bertujuan untuk meningkatkan kualitas keluarga agar dapat timbul rasa aman, tentra, dan harapan masa depan yang lebih baik, dalam mewujudkan kesejateraan lahr dan batin, keluarga yang berketahan  dan sejahtera adalah keluarga yang memiliki ketangguhan dan sosial ekonomi dan budaya, serta kehiduan dapat mandiri sejahtera dan bahagia


Di penghujung acara puncak hari keluarga nasional Puan Maharani, Gubernur Lampung, serta para tamu undangan di suguhkan tarian kolosal dari pesisir barat yaitu sanggar tari Teluk Sabas pimpinan dari ibu Septi Istiqlal dari Pesisir Barat, nama tarian ini adalah tari ngunduh damar atau panca getah pohon damar, peserta tarian ini  berjumlah 90 orang dimana 80 penari dan 10 pemusik.